KEMENTERIAN KESEHATAN KEMBALI MENGIRIMKAN TIM RELAWAN TENAGA MEDIS DAN TENAGA KESEHATAN UNTUK RESPON KEDARURATAN DAN PENGUATAN LAYANAN KESEHATAN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI ACEH

23 Desember 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh Categories Kegiatan, Lainnya

DIREKTORAT | Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan melepas rombongan relawan tenaga medis dan kesehatan untuk respon kedaruratan dan penguatan layanan kesehatan bencana banjir dan longsor Aceh di Poltekkes Kemenkes Aceh.

Direktur Jenderal SDM Kesehatan yang diwakili oleh dr. Ika Trisia, MKM (Direktur Pendayagunaan SDM Kesehatan) dan Laode Musafin M, SKM, M.Kes (Direktur Perencanaan SDM Kesehatan) melepas keberangkatan relawan tahap pertama berjumlah 48 Orang pada Jum’at, 19 Desember 2025. Tahap selanjutnya relawan diberangkatkan kembali tanggal 20 sd 23 Desember 2025, dengan total 600 relawan. Relawan akan ditempatkan di Rumah Sakit, Puskesmas, dan posko pengungsi sesuai kebutuhan lapangan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd menyampaikan, relawan Kemenkes ini hadir untuk mendukung relawan yang telah diberangkatkan sejak tanggal 2 sd 15 Desember 2025 oleh Satgas Poltekeks Kemenkes Aceh serta mendukung relawan dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Poltekkes Kemenkes Aceh memfasilitasi Relawan Kemenkes setibanya di Banda Aceh sebagai titik kumpul dan selanjutnya langsung diberangkatkan ke titik lokasi wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh.

Sementara itu, dr. Ika Trisia, MKM menyampaikan, setelah mendapat informasi dilapangan khususnya di Aceh masih banyak diperlukan relawan kesehatan, maka Kementerian Kesehatan segera membuka pendaftaran relawan. Tim relawan terdiri dari berbagai disiplin ilmu mulai dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga laboratorium, radiographer, kesehatan lingkungan, epidemiologi, serta psikolog klinis dan psikiater yang difokuskan pada layanan trauma healing. Kita semua  berharap agar para relawan berusaha sekuat tenaga untuk bergotong royong membantu masyarakat korban banjir dengan mengabdikan tenaga dan ilmu serta tetap menjaga kesehatan.

Penulis: Zumadi Haksyah