POLTEKKES KEMENKES ACEH LUNCURKAN PROGRAM DM-CARE PADA PERINGATAN HUT RI KE-80
DIREKTORAT | Poltekkes Kemenkes Aceh meluncurkan DIABETES MELLITUS CARE (DM-CARE), sebuah program inovatif yang mengintegrasikan edukasi vokasi, riset terapan, dan advokasi kesehatan masyarakat. Launching yang berlangsung di Kamus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Kegiatan yang dihadiri oleh civitas akademika, wakil direktur, kepala pusat, ketua jurusan, ketua prodi, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa semakin bermakna di tengah suasana peringatan hari kemerdekaan yang turut menghadirkan inisiatif baru dan diharapkan mampu menjadi pusat unggulan edukasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat terkait diabetes mellitus.

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan DM merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2023, jumlah penderita DM secara global mencapai lebih dari 537 juta orang, Di Indonesia, prevalensi DM terus meningkat signifikan. Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan, DM pada semua usia penduduk Indonesia mencapai 1,7% pada 2023. Sedangkan di provinisi Aceh, kasus DM mencapai 154.889 kasus pada saat ini yang dapat menjadi urgensi untuk ditangani. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi kesehatan masyarakat terkait DM dan pencegahannya, keterbatasan akses deteksi dini dan layanan berkelanjutan di daerah, kurangnya integrasi riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat di institusi pendidikan vokasi kesehatan.
Selanjutnya, Dr. Abdurrahman menegaskan bahwa DM-CARE merupakan bagian dari proyek perubahan beliau dalam Program Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) Angkatan XIV Tahun 2025 yang merupakan salah satu strategi penguatan Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) Poltekkes Kemenkes untuk mendukung Program Prioritas Kesehatan Nasional dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengelolaan DM sekaligus mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam menurunkan angka kematian dini akibat penyakit tidak menular.
“Peluncuran DM-CARE pada momentum HUT RI ke-80 menjadi simbol semangat kemerdekaan untuk menurunkan angka kematian dini dari penyakit tidak menular, khususnya diabetes. Kami ingin Poltekkes Kemenkes Aceh berperan aktif dan praktik baik dalam memberikan solusi nyata berbasis ilmu pengetahuan dan aksi nyata di masyarakat,” ungkap Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh pada akhir sambutannya.
