SIDANG TERBUKA SENAT POLTEKKES KEMENKES ACEH WISUDA KE 46 PROGRAM DIPLOMA III KESEHATAN DAN SARJANA TERAPAN KESEHATAN TAHUN 2025

23 September 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

Direktorat | Prosesi wisuda dialaksanakan kepada 1162 wisudawan Diploma Tiga dan Sarjana Terapan dari 21 Program Studi dilingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh di Gedung AAC Dayan Dawood, Senin 22 September 2025.

Hadir dalam prosesi wisuda, Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Dirjen SDMK) Kemenkes RI dr. Yuli Farianti, M.Epid, Ketua Konsil Kesehatan Indonesia drg. Arianti Anaya, MKM, Sesdirjen SDMK Albert Yudha, SE, MSi, CA, CPMA, CPIA, Direktur Penyedia SDMK Anna Kurniati, SKM, MA, PhD, Kepala Badan BPSDM Aceh Dr. Syaridin, S.Pd, M.Pd, Sekdis Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM, M.Kes dan tamu undangan lainnya.

 

Dirjen SDMK Kemenkes RI dalam sambutan mengingatkan, bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, malainkan pintu masuk menuju pengabdian yang sesungguhnya. Ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh di Poltekkes Kemenkes Aceh hendaknya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Selanjutnya, Ketua Konsil Kesehatan Indonesia drg. Arianti Anaya, MKM dalam sambutan menyampaikan bahwa prosesi wisuda hari ini bukan akhir dari perjalanan, tapi awal dari tanggungjawab baru, wisuda bukan simbol prestasi akademik, tapi untuk menjaga mutu layanan kesehatan. Mengakhiri sambutan, drg Arianti mengucapkan selamat kepada wisudawan/i dan keluarga yang mendampingi serta dosen yang telah mendidik para mahasiswa yang akan berkiprah di masyarakat sampai pelosok negeri. “Selamat menempuh tantangan baru dalam dunia kerja dan pengabdian anda akan sangat ditunggu dan membuat inovasi serta membanggakan almamater” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd menerangkan  bahwa Poltekkes Aceh kini telah memiliki 7 Jurusan dan 21 Prodi yang terdiri dari Jurusan Kebidanan, Jurusan Keperawatan, Jurusan Kesehatan Gigi, Jurusan Gizi, Jurusan Sanitasi, Jurusan Farmasi, dan Jurusan Teknologi Laboratorium Medis yang tersebar pada 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

Dr. Abdurrahman juga menyampaikan, terdapat 1162 wisudawan Diploma Tiga dan Srjana Terapan dari 21 Program Studi. Para wisduawan terdiri dari 805 wisudawan diploma tiga dan 357 wisudawan sarjana terapan, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan adalah 3,56 dan 756 wisudawan (65,06%) memiliki IPK ≥ 3,50.

Setelah prosesi wisuda selesai, dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah sebagai tenaga kesehatan, pengambilan sumpah profesi tenaga kesehatan, dan penandatangan sumpah. Selain itu juga dilakukan penandatanganan berita acara dan penyerahan lulusan Penerima Beasiswa Aceh Carong antara Kepala BPSDM Aceh dengan Direktur SDMK Kemenkes RI dan penandatangan berita acara dan penyerahan lulusan Penerima Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan antara Direktur Poltekkes Aceh dengan Direktur SDMK Kemenkes RI.

Penulis: Zumadi Haksyah

POLTEKKES KEMENKES ACEH YUDISIUM 1162 LULUSAN

8 September 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

DIREKTORAT | Poltekkes Kemenkes Aceh melakukan Yudisium Terpadu pada hari Kamis, 4 September 2025. Kasubbag Administrasi Akademik Rizki Wan Oktabina, SKG, M.Si telah membacakan Surat Keputusan Direktur tentang Yudisium Program Studi Diploma 3 (D3) dan Sarjana Terapan (D4).

Wakil Direktur 1 Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Aripin Ahmad, S.SiT, M.Kes dalam Laporan Yudisum menyampaikan peserta Yudisium sebanyak 1162 Lulusan dengan rincian: Jurusan Kebidanan 248 lulusan, Jurusan Perawat 329 lulusan, Jurusan Gizi 118 lulusan, Jurusan Keperawatan Gigi 210 lulusan, Jurusan Kesehatan Lingkungan 89 lulusan, Jurusan Farmasi 94 lulusan dan Jurusan Teknologi Laboratorium Medik 74 lulusan.

Yudisium di Kampus Terpadu berjumlah 672 lulusan dengan prosentase Diploma III 62% dan Diploma 4 38% dengan 67% memiliki Indek Prestasi Kumulatif (IPK) antara 3,5 – 4,0 dan 33% memiliki IPK antara 3,0 – 3,5, yang terdiri dari Prodi D3 Kebidanan Banda Aceh, Prodi D3 Keperawatan Banda Aceh, Prodi D3 Gizi, Prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Prodi D3 Kesehatan Gigi, Prodi Sarjana Terapan Gigi, Prodi D3 Farmasi, Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Prodi D3 Sanitasi, Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan dan Prodi Sarjana Terapan Keperawatan. IPK tertinggi dengan nilai 3,9 diraih oleh tiga lulusan yang berasal dari Jurusan Farmasi, yaitu Mata Nabila, Hanifah Agustina, Putra Woyla Ramadhan.

Sebelumnya juga telah dilakukan Yudisium pada tanggal 22 Agustus 2025 di Prodi D3 Kebidanan dan D3 Keperawatan Aceh Utara, tanggal 1 September 2025 di Prodi D3 Kebidanan Aceh Tenggara. Setelah hari ini, juga akan dilakukan Yudisium untuk Prodi D3 Keperawatan dan D3 Kebidanan Meulaboh, Prodi D3 Keperawatan Aceh Selatan dan Yudisium khusus untuk kelas RPL Sarjana Terapan Kebidanan. 

Lebih lanjut, Dr. Aripin Ahmad menyatakan bahwa berdasarkan hasil Uji Kompetensi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh terdapat 6 Program Studi dengan tingkat lulusan yang telah mencapai Indikator Kinerja Utama yaitu: Prodi D3 Kesehatan Gigi tingkat lulusan 100%, Prodi D3 Kebidanan Langsa tingkat lulusan 100%, Prodi Sarjana Terapan Gigi tingkat lulusan 99%, Prodi D3 Keperawatan Langsa tingkat lulusan 97%, Prodi D3 Kebidanan Banda Aceh tingkat lulusan 97%, dan Prodi D3 Keperawatan Banda Aceh tingkat lulusan 95%.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd dalam sambutannya menyatakan bahwa yudisum bukan hanya sekedar ceremony, namun merupakan sebuah momen transisi dari dunia perkuliahan di kelas menuju dunia nyata yang mampu melakukan pengabdian di masyarakat. Belajar yang sesungguhnya baru saja dimulai, bangun reputasi dan integritas, jalani kehidupan dengan disiplin, jujur, bertanggungjawab dan kerja keras.

Saudara kini resmi sebagai duta almamater dengan nama baik kampus yang selalu melekat, oleh karena itu tetap jaga almamater dengan karya, prestasi, pengabdian dan etika. Saudara adalah unggulan yang telah ditempa dengan karakter Islami dan berdaya saing global sesuai misi Poltekkes Kemnkes Aceh dengan yel-yel “Maju Berinovasi, Pacu Prestasi, Mendunia”. Sebagai motivasi, lulusan kesehatan memiliki peluang kerja yang sangat luas dan juga tersedia pendidikan yang berkelanjutan. Poltekkes Kemenkes Aceh telah berkerjasama dengan Qatar Care untuk mendapatkan kompetensi internasional untuk lulusan yang disiapkan dan juga sedang dipersipakan kerjasama dengan Arab Saudi dengan target lulusan dapat berkerja di negara-negara wilayah Timur Tengah. Sampai saat ini terdapat 42 alumni Poltekkes Kemenkes Aceh yang sedang bekerja di luar negeri dan tahun ini akan berangkat lima alumni ke Qatar serta enam alumni ke Jepang.

Diakhir sambutan, Dr Abdurrahman menyampaikan pelaksanaan wisuda yang direncanakan pada tanggal 20 September 2025 dan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium khususnya dari Jurusan Farmasi atas peraih IPK tertinggi, pernghargaan yang luar biasa kepada perjuangan orang tua/wali peserta yudisium, penghargaan dan terimakasih kepada seluruh pengelola khususnya dewan dosen yang luar biasa serta apresiasi kepada Jurusan/Program Studi dengan tingkat kelulusan Uji Kompetensi 95% sampai dengan 100%.

Penulis : Zumadi Haksyah

Foto     : Khaliqullah

KELAS INTERNASIONAL POLTEKKES KEMENKES ACEH, DUKUNGAN KERJASAMA DIREKTORAT JENDERAL TENAGA KESEHATAN KEMENKES RI DENGAN QATAR CARE

2 September 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

DIREKTORAT | Sebanyak 50 mahasiswa Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes Aceh telah mengikuti proses Prometric Review Course Program sejak 25 Mei s.d. 28 Agustus 2025. Puncak kursus ini ditutup dengan ujian Post Diagnostic yang  berlangsung  pada Selasa,  26 Agustus  2025 dimulai pukul 13.00 WIB. Ujian diawasi langsung oleh Tim Qatar Care (Mr. Abdulkarim Agga, Ms. Janelyne Tuyan) dan Tim Perwakilan Kemenkes RI (Lilis Privina, S.Si, Apt., MKM dan Aldila Riznawati,  S.Kom.,  MKM),  serta dipantau oleh Mr. Abdulrahman Almajed (President Qatar Care) dan Madam Mary Rose Uy (Wakil President Qatar Care).

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh, Dr. Abdurahman, S.Kp, M.Pd, menyampaikan, program ini berawal dari penandatangan Memorandum of Undestanding (MoU) antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan dengan Presiden Qatar Care di Doha Qatar pada 28 Desember 2024, dengan tujuan mendirikan Pusat Review Prometric dan NCLEX di Poltekkes Kemenkes Aceh, Padang, Jambi dan Tanjungkarang, untuk mempersiapkan para lulusan menghadapi ujian Prometric dan NCLEX sebagai lisensi kerja Internasional melalui penyediaan materi pelatihan, kurikulum, dan pembimbing yang kompeten.

Sementara, Ketua Tim Manajemen Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Hermansyah, SKM, MPH menyampaikan, sebanyak 50 mahasiswa Semester VI Poltekkes Kemenkes Aceh yang terdiri dari 25 mahasiswa Prodi Keperawatan dan 25 mahasiswa Prodi Kebidanan terlebih dahulu mengikuti English Course selama 1 bulan yang dilaksanakan oleh pihak Qatar Care mulai tanggal 02 s.d. 22 Mei 2025 melalui pembelajaran Learning Management System (LMS) berbasis Learnica Academy milik Qatar Care. Pada saat penutupan program tanggal 22 Mei 2025, seluruh peserta English Course dinyatakan lulus100% dan sehingga dapat mengikuti kegiatan Pre-Diagnostic Exam.

Lebih lanjut Dr. Hermansyah menambahkan, pada tanggal 25 s.d 26 Mei 2025 yang lalu, Tim Qatar Care Mr. Abdulkarim Agga dan Mrs. Shareen Jimlani yang didampingi oleh Tim Direktorat Penyedia Tenaga Kesehatan Kemenkes RI tiba di Poltekkes Kemenkes Aceh dalam rangka kunjungan lapangan dan evaluasi kesiapan belajar berupa Pre-Diagnostic Exam. Kegiatan ini dilaksanakan berbasis paper test dengan tujuan untuk memastikan kesiapan dan mendeteksi dini kesulitan belajar mahasiswa sebelum mengikuti Prometric Review Course Program yang meliputi 3 Tahapan yang dirancang selama 3 bulan sejak awal bulan Juni sampai dengan akhir bulan Agustus 2025 melalui pembelajaran Learning Management System (LMS) berbasis Learnica Academy dan di kelas menjelang penutupan.

Akhir dari rangkaian kegiatan Kelas Internasional Poltekkes Kemenkes Aceh bersama Qatar Care dilaksanakan “Closing Ceremony of the Prometric Review Course Program” pada hari Kamis tanggal 28 Agustus 2025 di Auditorium Lantai 3 Direktorat Poltekkes Kemenkes Aceh. Pada penutupan, pihak Qatar Care mengumumkan bahwa Poltekkes Kemenkes Aceh sebagai Poltekkes terbaik dalam manajemen selama kursus berlansung dengan pencapaian kelulusan 100%. Diumumkan juga Best Students dan pemberian Award kepada mahasiswa lulusan terbaik:

Penerima Award kategori terbaik  lulus Ujian Post Diagnostic : 1) Syarifah  Zahwa,  2) Lilis  Nirwana  Fitri,  4) Widya Wafir Nabila, 4) Rini Misfika, 5) Alya Farha. Penerima Award kategori terbaik lulus Program Prometric : 1) Richa Shafira, 2) Siti Munawarah, 3) Widya Wafir Nabila, 4) Najwa Azazahira, 5) Puanna Tasya Sasqia.

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan atas kepercayaan memilih Poltekkes Kemenkes Aceh sebagai salah satu pelaksana kelas internasional, serta kepada pihak Qatar Care atas perhatian penuh dan kerjasama yang luar biasa, Tim Manajemen Kelas Internasional atas inovasi, dukungan dan kerja keras yang luar biasa selama 4 bulan, dan seluruh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Aceh yang mendukung dan berpartisipasi atas kelancaran dan keberhasilan Program Kelas Internasional di Poltekkes Kemenkes Aceh.

Penulis : Zumadi Haksyah

Editor  : Hermansyah

Foto    : Ferissa Safira

Dosen Poltekkes Aceh Latih Remaja Peduli Stunting dan Screening Anemia di Meurah Dua Pidie Jaya

28 Agustus 2025 0 comments Sudi Randa

Pidie Jaya – Tim Dosen Jurusan Kebidanan dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh mengadakan Pengabdian Masyarakat Pelatihan Peer Group Remaja Peduli Stunting dan Screening Anemia pada Remaja.

Pengabdian masyarakat (Pengabmas) Poltekkes Aceh kali ini dilaksanakan di salah satu daerah lokasi khusus stunting, yakni di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, 17-18 Juni 2025.

Ketua tim pelaksana Cut Yuniwati SKM, M.Kes, mengatakan pihaknya menyasar remaja berusia 11 hingga 15 tahun yang berada di Kecamatan Meurah Dua, tepatnya di 3 desa, yaitu Gampong Meunasah Kulam, Gp Seunong, dan Gp Lancok

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian remaja terhadap stunting dan cara melakukan screening anemia pada teman sebaya. “Kita melatih para remaja ini agar terampil dalam memberikan konseling kepada teman sebaya menggunakan media lembar balik stunting,” ujar Cut Yuniwati.

“Mereka juga kita latih supaya mampu meneruskan informasi terkait stunting dan screening anemia kepada teman remaja yang lainnya,” ujar Cut Yuniwati di meunasah gampong Meunasah Kulam, yang merupakan lokasi kegiatan pengabdian masyarakat, Selasa, 17 Juni 2025.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya Eddy Azwar, SKM, M.Kes, Camat Meurah Dua Iskandar SE, keuchik dan aparatur gampong, serta bidan desa.

Adapun materi pelatihan disampaikan oleh seluruh anggota tim pengabmas, yaitu Bdn. Kartinazahri SST, MKeb; Bdn. Yusnaini SST, MKes; Bdn. Cut Nurhasanah, SST, M. Kes; Ampera Miko, Dn, Com, MM; Iin Fitraniar SST, MKM; dan Lia Lajuna, SKM, MPH.

Pada hari kedua dilanjutkan praktik konseling menggunakan media lembar balik yang dibimbing langsung oleh anggota tim pengabmas. “Di akhir sesi, remaja yang telah dilatih meneruskan informasi yang didapat kepada teman sebaya dengan didampingi oleh dosen yang terlibat,” ujar Cut Yuniwati. (*)