Jurusan Kebidanan Poltekkes Aceh Sukses Bentuk Komunitas Relaktasi di Indrapuri Mendukung Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif Melalui Pemberdayaan Masyarakat

27 Agustus 2025 0 comments Sudi Randa

7 Agustus 2025, Angka menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah (24,3%) dan di Aceh hanya 19,2%, jauh dari target WHO sebesar 50%. Melihat kondisi ini, tim dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh (Bdn. Yusnaini, SST, M.Kes, Cut Yuniwati, SKM, M.Kes, Iin Fitraniar, SST, MKM, Bdn. Kartinazahri, SST, M.Keb dan Lia Lajuna, SKM, MPH) melaksanakan pengabdian masyarakat “Dukungan dan Motivasi untuk Menyusui melalui Pembentukan Komunitas Relaktasi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar”.
Kegiatan ini fokus pada relaktasi – proses kembali menyusui setelah periode penyapihan, dengan tujuan memberikan edukasi, meningkatkan pengetahuan, dan memfasilitasi pembentukan komunitas sebagai wadah dukungan bagi ibu menyusui.
Hasil dan Pencapaian
📊 Peningkatan Pengetahuan Signifikan

Kader Kesehatan (5 orang): Skor meningkat 34,1% (65,2 → 87,4), 80% kategori “Sangat Baik”
Ibu Hamil Trimester III (5 orang): Skor meningkat 41,3% (58,6 → 82,8), 60% kategori “Sangat Baik”
Tingkat kepuasan peserta: 95%

🎯 Output Kegiatan

Terbentuknya Komunitas Relaktasi Indrapuri dengan struktur organisasi yang jelas
Tim penggerak komunitas dengan kapasitas memadai
Materi edukasi standar dan leaflet relaktasi
10 peserta memiliki pengetahuan mendalam tentang menyusui dan relaktasi

🌟 Dampak dan Outcome

Kader berperan aktif sebagai motivator dan edukator di masyarakat
Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan untuk ibu menyusui
Tersebar luasnya informasi relaktasi melalui berbagai media

Media Coverage
Kegiatan mendapat liputan luas di:

Media Online: Habapublik.com dan Serambinews/Tribun Aceh (8 Agustus 2025)
Media Cetak: Surat kabar nasional (9 Agustus 2025)
Jurnal Ilmiah: Dalam proses review publikasi jurnal nasional terakreditasi

Keberlanjutan
Tim berkomitmen memastikan keberlanjutan melalui monitoring berkala, pendampingan tim penggerak, dan evaluasi dampak jangka panjang untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di Kecamatan Indrapuri.

Pengabdian ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan dukungan komunitas, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui praktik menyusui yang optimal.

POLTEKKES KEMENKES ACEH LUNCURKAN PROGRAM DM-CARE PADA PERINGATAN HUT RI KE-80

18 Agustus 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

DIREKTORAT | Poltekkes Kemenkes Aceh meluncurkan DIABETES MELLITUS CARE (DM-CARE), sebuah program inovatif yang mengintegrasikan edukasi vokasi, riset terapan, dan advokasi kesehatan masyarakat. Launching yang berlangsung di Kamus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Kegiatan yang dihadiri oleh civitas akademika, wakil direktur, kepala pusat, ketua jurusan, ketua prodi, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa semakin bermakna di tengah suasana peringatan hari kemerdekaan yang turut menghadirkan inisiatif baru dan diharapkan mampu menjadi pusat unggulan edukasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat terkait diabetes mellitus.

Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan  DM merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2023, jumlah penderita DM secara global mencapai lebih dari 537 juta orang, Di Indonesia, prevalensi DM terus meningkat signifikan. Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan, DM pada semua usia penduduk Indonesia mencapai 1,7% pada 2023. Sedangkan di provinisi Aceh, kasus DM mencapai 154.889 kasus pada saat ini yang dapat menjadi urgensi untuk ditangani. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi kesehatan masyarakat terkait DM dan pencegahannya, keterbatasan akses deteksi dini dan layanan berkelanjutan di daerah, kurangnya integrasi riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat di institusi pendidikan vokasi kesehatan.

Selanjutnya, Dr. Abdurrahman menegaskan bahwa DM-CARE merupakan bagian dari proyek perubahan beliau dalam Program Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) Angkatan XIV Tahun 2025 yang merupakan salah satu strategi penguatan Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) Poltekkes Kemenkes untuk mendukung Program Prioritas Kesehatan Nasional dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengelolaan DM sekaligus mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam menurunkan angka kematian dini akibat penyakit tidak menular.

“Peluncuran DM-CARE pada momentum HUT RI ke-80 menjadi simbol semangat kemerdekaan untuk menurunkan angka kematian dini dari penyakit tidak menular, khususnya diabetes. Kami ingin Poltekkes Kemenkes Aceh berperan aktif dan praktik baik dalam memberikan solusi nyata berbasis ilmu pengetahuan dan aksi nyata di masyarakat,” ungkap Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh pada akhir sambutannya.

KUNJUNGAN WALIKOTA LANGSA SEKALIGUS MEMBUKA ACARA PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA BARU (PPKMB) PROGRAM STUDI KEBIDANAN LANGSA TAHUN AKADEMIK 2025/2026

12 Juli 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE mengunjungi Kampus Langsa Poltekkes Kemenkes Aceh dalam rangka membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Prodi Kebidanan Langsa Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Prodi Kebidanan Langsa pada Selasa, 8 Juli 2025 turut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II DPRK Kota Langsa, Ngatiman, S.Pd dan Ketua Program Studi Keperawatan Langsa, Alfian Helmi, S.Kep, M.Kes.

Ketua Prodi Kebidanan Langsa, Cut Mutiah, S.ST., M.Keb, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Bapak Walikota di Kampus Langsa Poltekkes Kemenkes Aceh membawa semangat baru dan inspiratif bagi mahasiswa, karena Bapak adalah pemimpin muda dan Walikota termuda di Provinsi Aceh, untuk itu Poltekkes Kemenkes Aceh melalui Prodi Kebidanan Langsa akan berkontribusi aktif dalam mendukung 22 Program Kerja Pemerintah Kota Langsa, khususnya Program Langsa Bebas Stunting yang Berkelanjutan, Poltekkes Kemenkes Aceh memiliki dosen dan tenaga ahli dibidang tersebut.

Ketua Prodi juga menambahkan bahwa sampai dengan saat ini sebanyak 4 (empat) lulusan Prodi Kebidanan Langsa telah bekerja sebagai tenaga kesehatan di Arab Saudi dan Taiwan, 1 (satu) orang akan berangkat ke Arab Saudi tanggal 25 Juli 2025, serta 6 (enam) lulusan lainnya sedang mengikuti Uji Prometric untuk berangkat ke Qatar. Semua lulusan tersebut merupakan putri terbaik Kota Langsa, untuk itu Ketua Prodi berharap agar Bapak Walikota dapat menyediakan bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang saat ini sedang dalam proses perkuliahan. 

Selanjutnya, dalam arahan saat pembukaan Walikota Langsa memberikan apresiasi terhadap capaian prestasi bagi alumni yang telah bekerja sebagai tenaga kesehatan di luar negeri dan mahasiswa yang berprestasi. “Sinergi Pemerintah Kota Langsa dan Poltekkes Kemenkes Aceh merupakan inisiatif yang sangat baik, kolaborasi adalah solusi, kami akan membantu mempersiapkan kelas-kelas bahasa bagi mahasiswa yang akan bekerja ke luar negeri, mohon Ketua Prodi mendata negara mana saja yang memerlukan banyak tenaga kerja bagi tenaga kesehatan. Selanjutnya kita bentuk kelas-kelas bahasa yang sesuai” kata Walikota Langsa.

Acara pembukaan PKKMB juga bertepatan dengan hari lahir Bapak Walikota, sehingga Ketua Prodi berinisiatif memberikan kue ulang tahun dan penyerahan Plakat Poltekkes Kemenkes Aceh. Selanjutnya acara pembukaan ditutup dengan Pelepasan Balon PKKMB Prodi Kebidanan Langsa Tahun 2025 sebagai simbolis “harapan dan cita-cita setinggi langit diangkasa”.

Penulis: Cut Mutiah

Editor: Zumadi Haksyah

KUNJUNGAN SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL SDM KESEHATAN DAN TIM EVALUATOR DALAM RANGKA PEMANTAUAN DAN EVALUASI KINERJA PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK (PEKPPP) DI POLTEKKES KEMENKES ACEH

3 Juli 2025 0 comments Humas Poltekkes Aceh

DIREKTORAT | Sekretaris Ditjen SDM Kesehatan Albertus Yudha Poerwadi, SE, M.Si., CA., CPMA, CPIA berkunjung bersama Tim Evaluator PEKPPP, Diani Purwitasari, S.Sos dan Anisa Novianti, S.I.Kom dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan PEKPP pada satuan kerja Poltekkes Kemenkes Aceh, mulai tanggal 29 Juni sd 01 Juli 2025.

Dalam pembukaan acara pelaksanaan kegiatan PEKPPP di Lantai II Ruang Rapat Seulawah, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd menyampaikan bahwa pelayanan publik bukan hanya sekedar memenuhi kegiatan administrasi, namun harus tercermin melalui tata kelola yang baik sehingga akan menjadi cerminan kulitas sumber daya manusia yang diluluskan.

Selanjutnya, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh meminta arahan dan masukkan dari Ses Ditjen SDM Kesehatan, berdasarkan hasil pendampingan yang selama ini telah dilakukan Tim Humas Ditjen SDM Kesehatan agar memperkuat pelayanan publik di Poltekkes Kemenkes Aceh.

Sekretaris Ditjen SDMK, dalam arahannya menyampaikan bahwa pemantauan dan evaluasi PEKPPP bukan hanya semata-mata penilaian, tetapi merupakan sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Poltekkes Kemenkes Aceh memiliki peran strategis, karena tidak hanya mencetak tenaga kesehatan yang professional tetapi juga harus mampu menyesuikan diri dengan standar terbaru serta prinsip-prinsi reformasi birokrasi.

Akhir arahan, Sekretaris Ditjen SDMK mengapresiasi komitmen dan kerja keras dari Poltekkes Kemenkes Aceh karena secara proaktif mengumpulkan data dukung sesuai dengan rekomendasi tim pendampingan pada pertemuan melalui daring, dan berharap semoga hasil penilaian hari ini menunjukkan perbaikan dibandingkan sebelumnya dan mampu mendapatkan nilai terbaik.

Selanjutnya, kegiatan penilaian terhadap pelaksanaan PEKPPP Poltekkes Kemenkes Aceh oleh Tim Evaluator dilaksanakan dengan Kelompok Kerja PEKPPP Poltekkes Kemenkes Aceh pada Ruang Rapat Burni Telong.

Acara pembukaan di hadiri oleh, Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Kepala Pusat, Kepala Unit, Ketua Program Studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh dan Kelompok Kerja PEKPPP Poltekkes Kemenkes Aceh.

Penulis: Zumadi Haksyah